Cara Diet Golongan Darah O, A, B, dan AB

Cara Diet Golongan Darah O, A, B, dan AB. Ada berbagai cara diet yang bisa kita lakukan untuk menurunkan berat tubuh mulai dari diet detox, diet golongan darah, diet buah-buahan, diet sayuran, diet karbohidrat, dan masih banyak yang lainnya.

Namun yang banyak menarik perhatian adalah, diet dengan klasifikasi golongan darah.

Metode diet ini melibatkan makanan-makanan tertentu yang berpengaruh terhadap tingkat energi yang kita miliki.

Walau demikian, perlu kamu tahu bahwa diet golongan darah tidak terlalu memiliki pengaruh besar atau tidak dapat memberikan penurunan berat tubuh yang signifikan dalam waktu cepat.

Penurunan berat tubuh yang lambat tersebut disebabkan karena kita akan makan dan minum seperti biasa dalam jumlah yang kurang lebih sama namun, yang membedakan, adalah pilihan makanan yang kita konsumsi.

Setiap golongan darah memiliki pilihan makanannya masing-masing. Dan berikut adalah penjelasan lengkapnya.

Mengecek golongan darah

Cara diet golongan darah O, A, B dan AB dimulai dengan mengetahui terlebih dahulu golongan darah yang kamu miliki. Untuk mengecek golongan darah, kamu bisa melakukannya di puskesmas.

Setelah kamu mengetahui golongan darah yang kamu miliki, barulah kamu bisa memastikan makanan apa saja yang boleh kamu makan dan makanan apa saja yang harus kamu hindari.

Poin di bawah ini akan menjelaskan satu persatu makanan dan minuman yang boleh dan tidak boleh dimakan oleh golongan darah tertentu.

Makanan yang di boleh dimakan dapat membantumu mempertahankan berat badan atau menurunkan berat badan jika sekaligus kamu menghindari makanan yang dijadikan sebagai pantangan.

Sedangkan makanan yang terlalu pada umumnya tidak memberikan pengaruh apapun baik untuk kenaikan berat badan maupun pengurangan berat badan.

1. Diet golongan darah A

Kamu yang memiliki golongan darah A dianjurkan untuk menghindari berbagai jenis daging dan sebaliknya, dianjurkan mengkonsumsi banyak buah dan sayuran.

Selain itu, kamu juga dianjurkan banyak makan kacang-kacangan, polong-polongan dan biji-bijian. Idealnya, semua jenis makanan nabati yang segar dianjurkan bagi pemilik golongan darah A. Karena mereka memiliki sistem kekebalan tubuh yang sangat sensitif.

Ciri golongan darah A: Memiliki saluran pencernaan yang sensitif, sistem kekebalan tubuhnya cukup baik, mereka dapat beradaptasi dengan baik pada kondisi makanan maupun lingkungan tempat tinggal, selain itu, pemilik golongan darah A biasanya dapat mengatasi stres dengan cara yang mudah misalnya, dengan melakukan olahraga ringan.

  • Makanan yang diperbolehkan

Tahu, blueberry, brokoli, wortel, ,ikan air tawar, ikan sarden, minyak zaitun, nanas, mangga, pisang, jeruk limau, kacang tanah, bayam, kacang buncis, kedelai susu, dankedelai tempe.

  • Makanan netral

Roti, gandum, kacang kapri, jagung, ikan tuna, telur puyuh, biji wijen, buah labu, bawang, burung dara, telur ayam, telur bebek, biji bunga matahari, mentimun, anggur, talas, melon, buah pir, buah blewah, buah delima, buah kiwi, kurma strawberry, jambu biji, daging ayam tanpa kulit, dan buah kesemek.

  • Makanan yang harus dihindari

Ubi, kepiting, kentang, jeruk, tomat, udang, cumi-cumi, mentega, daging sapi, madu, pare, pisang raja, pepaya, terong, acar, soda, belut, keju, es krim, susu, kelapa, dan santan.


2. Diet golongan darah AB

Pemilik golongan darah AB diharuskan menghindari daging ayam, daging sapi, daging babi karena memiliki saluran pencernaan yang sensitif, mereka dianjurkan untuk makan berbagai jenis seafood, produk susu, dan tahu.

Golongan darah AB dapat merespon dengan baik tekanan rohani dan memiliki kekuatan secara fisik, memiliki kreatifitas tinggi dan energi yang meluap-luap.

  • Makanan yang boleh dimakan

Telur ayam (bagian putihnya saja), ikan sarden, ikan tuna, daging kalkun, susu kambing, daging kelinci, daging domba, teh hijau, dan keju.

  • Makanan yang netral

Ikan mas, cumi-cumi, buncis, kacang, roti beras, bayam, brokoli, selada, mentimun, kentang, labu, melon, sawi, jeruk, buah pir, kurma, jambu biji, buah mangga, ikan tuna, dan mentega.

  • Makanan yang harus dihindari

Pisang, kelapa, jagung, mangga, tomat, delima, kopi, telur bebek, pare, daging sapi, daging kerbau, udang lobster, kepiting laut, acar, dan belimbing.


3. Diet golongan darah B

Golongan darah B memiliki kemampuan untuk mentoleransi pilihan diet yang cukup fleksibel mereka memiliki sistem pencernaan yang toleran.

Beberapa makanan yang seharusnya dihindari antara lain jagung, kacang, dan gandum. Mereka bisa melakukan olahraga ringan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Golongan darah B saat diet harus menyeimbangkan antara aktivitas fisik, mental dan makanan yang mereka konsumsi.

  • Makanan yang boleh dimakan

Ikan laut, susu sapi, keju, kembang kol, terong, brokoli, teh hijau, ubi wortel, daging kambing, daging domba, dan daging kelinci.

  • Makanan yang netral

Daging sapi, daging kerbau, daging kalkun, buah jeruk, buah pir, kacang merah, kacang buncis, kurma, tepung beras, jambu biji, telur ayam, bayam, brokoli, selada, mentimun, labu, sawi, kentang, cumi-cumi, ikan mas, ikan tuna, keju, mentega, melon, dan mangga.

  • Makanan yang sebaiknya dihindari

Belimbing, buah kesemek, belut, lobster, telur bebek, telur puyuh, keong, kepiting, kacang tanah, siput, roti gandum, tomat, daging bebek, daging ayam, daging babi, daging kuda, pare, buah delima, kelapa, dan santan.


4. Diet golongan darah O

Pemilik golongan darah O dianggap bisa beradaptasi dengan makanan dan lingkungan karena cukup netral. Akan tetapi, mereka harus menghindari dan membatasi beberapa makanan seperti biji-bijian dan kacang-kacangan.

Beberapa makanan yang bisa membantu mereka menurunkan berat badan antara lain daging tanpa lemak, berbagai jenis unggas dan ikan.

Golongan darah O agar bisa mendapatkan hasil yang signifikan harus melakukan olahraga berat. Karena mereka biasanya memiliki metabolisme yang sedikit lambat sehingga mereka perlu memacu metabolisme agar tetap energik dan tetap langsing.

  • Makanan yang dianjurkan 

Kacang merah, kacang polong, jambu biji, bawang, daging kerbau, daging rusa, daging domba, kunyit, brokoli, ubi, selada, lobak cina, rumput laut, dan buah ceri.

  • Makanan yang netral

Susu kedelai, labu, tomat, terong, daging ayam, daging bebek, daging kambing, daging angsa, daging kalkun, daging kelinci, udang, ikan mas, telur ayam, telur bebek, mentega, kacang merah, kacang hitam, kacang kedelai, tempe, tahu, belut, ikan tuna, lobster, beras, kue beras, roti beras, ikan sarden, dan gandum.

  • Yang sebaiknya dihindari

Daging babi, kacang tanah, kopi, kecap, anggur putih, pare, pisang raja, jeruk mandarin, cumi-cumi, ikan sotong, kembang kol, brokoli, kacang mente, biji bunga matahari, mentimun, kentang, kerang, kodok, telur angsa, telur puyuh, es krim, keju, susu sapi, minyak kelapa, yogurt, jagung, jamur, dan buah blewah.

Reply